HUJAN DAN AIR MATA

Selebat tangis dalam jiwaku
derai airmataku
bersama haru pilu
Semakin siksa mendekap sukma
Mencoba menahan bara didada
Berat rasa kenyataan yang ku
terima
Antara kita kau hadirkan lain cinta

Melucuti segala kesepian yang
paling karam
Sementara kau menimang rindu
dengannya
Mencipta musim keresahan paling
dalam
Menggigilkan tubuhku derai hujan
airmata

Masih juga kucumbui aroma
tubuhmu
Saat debur desah kau labuhkan
Hingga enggan beranjak dari
peraduan
Mengisyaratkan bahasa kerinduan
paling menawan

Kini kurasakan pilu kian sendu
Segala kasih yang menyusupi
relung
Limbung dalam hempasan angin
Sanggup kau lukai kesetiaan cinta
Menikamkan belati nestapa

Komentar