Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

ADALAH ASMARAMU

Gambar
Ada yang tak bisa kumaknai aksaramu yang meruntuhkan tembok kebekuan menimbul tenggelamkan aku pada dimensi rasa sebagian terperangkap dalam lautan sajak keraguan entahlah, tatapanmu yang menyorot tajam bak belati merajam sukmaku Lalu kau sebut apa penantian berkepanjangan meniti pada setapak usang yang kemarau rengkah oleh jilatan bara mentari mengering terbiar terbang bak debu-debu jalanan kau masih bertahan mengaduk- aduk langit imajiku Andai satu masa nanti kelelahan membakar rasaku masihkah kau bersikukuh memegang rindumu? membiarkan embun sirna tanpa mengecup daun angin berleha menebar kuncup setaman dan puas membiarkan layu tanpa sempat mekar mengakar Tak mampu kumaknai isyarat rasa yang jelas, kau tetap jantung puisi dari rangkaian aksaraku yang sepi

DERU ANGIN BULAN SEPTEMBER

Gambar
Mengantar surat terakhirmu dengan lampiran rindu di tepiannya juga duka di kusam lembarannya Ada lara lekat disana juga api asmara yang menyala sia-sia “Seperti langit berselimut bianglala, dimana segala warna dan rupa, berpadu menaungi setiap desir cinta yang berpendar lembut dari hati,” katamu perih Aku tersenyum getir dan kembali membayangkan ketika badai itu datang menghempaskan segala impian, kenangan dan larik bianglala yang telah kau bayangkan menyelimuti langit akan membuatmu tersesat menemukan jalan pulang dan mendapatiku kembali dibalik pekat kabut “Aku percaya,” tulismu,”bila badai ini usai, pelangi akan datang kembali menyelimuti langit tempat semua impian kita bersemayam sepanjang musim dan kangen itu kita semai diam- diam, sejak dulu” Seketika kata-katamu menjelma kupu-kupu terbang mencabik angkasa menepis sepi yang telah kau guratkan dengan jemari gemetar dan rintik airmata diatas lembar suratmu ...

HUJAN DAN AIR MATA

Gambar
Selebat tangis dalam jiwaku derai airmataku bersama haru pilu Semakin siksa mendekap sukma Mencoba menahan bara didada Berat rasa kenyataan yang ku terima Antara kita kau hadirkan lain cinta Melucuti segala kesepian yang paling karam Sementara kau menimang rindu dengannya Mencipta musim keresahan paling dalam Menggigilkan tubuhku derai hujan airmata Masih juga kucumbui aroma tubuhmu Saat debur desah kau labuhkan Hingga enggan beranjak dari peraduan Mengisyaratkan bahasa kerinduan paling menawan Kini kurasakan pilu kian sendu Segala kasih yang menyusupi relung Limbung dalam hempasan angin Sanggup kau lukai kesetiaan cinta Menikamkan belati nestapa

CARA MENGHUBUNGKAN TWITTER KE FACEBOOK DAN FAN PAGE DENGAN MUDAH

Gambar
Selamat malam sobat, kali saya akan phosting bagaimana cara menghubungkan twitter ke facebook ataupun fan page. Ok, tanpa panjang lebar juga basa basi sobat lag in kesini dulu untuk lebih mudahnya [url=https://mobile.facebook.com/profile.php?id=715091728553059&ref=stream]MASUK DISINI[/url] Selamat mencoba dan semoga bermanfaat phostingan saya kali ini. Semoga sukses

BILA NANTI

Gambar
Peluk erat pagi diantara resah juga gundah Dekaplah aroma tubuhku Dalam balutan lembut kasih Jiwaku bersamamu teduh Nikmati gurau yang kini SAKAU Namun... Ikhlaskan ragaku Jikalau pergi dan tak kembali Usah kau terisak tangis Yakini diri juga hati Karna jiwaku selalu di sisimu Temani sepimu hingga nanti Kasih ... Tegarlah seperti akar Kutitipkan segenggam rindu kepadamu Jika waktu menjemput nafasku

BILA BESOK KITA BERTEMU

Gambar
Mungkin tak dapat ku tulis lagi syair syair puisi hatiku untukmu sayang Biarkan saja... nanti kan ku kisahkan perasaanku tentangmu dengan bahasa yang romantis dan manis... Saat kita bertemu dibawah malam bercahaya benderang bintang bintang yang bertaburan di hamparan langit jagad raya Aku rindu akan senyum cantikmu Aku rindu dengan kilatan binar bening coklat matamu Aku rindu dengan aroma keringat harum gerai rambutmu yang bercampur warna keemasan, SAYANG Aku rindu dengan candamu yang selalu membuatku tersenyum Besok bila kita bertemu... Ingin ku dengar lagi sapa lembutmu buat rasa di hatiku Besok bila kita bertemu... Aku hanya ingin kita menghabiskan malam berdua Seperti waktu waktu yang lalu, SAYANG Aku sangat ingin memelukmu Aku sangat ingin mengusap peluh air matamu Aku sangat ingin menjagamu dan hidupmu Izinkanlah aku mencintaimu dengan ketulusan hati dan jiwa

KAU DAN SEMANGKUK ES KRIM KECIL

Malam pertama musim panas. Senja baru saja menyusupi cakrawala, melukiskan jingga yang begitu indah. Keindahan yang tentu saja mendekapkanku pada sebuah kenangan. Kenangan, yang selalu kusimpan rapi di sini. Ceruk Suci. Kau mengerti, kenangan itu begitu berharga. Melebihi apa pun di dunia ini. Merajai kenangan-kenangan indah kita lainnya. Ah, tentu kau mengingatnya, bukan? Atau kalau pun tidak, bukan saatmu untuk mengenangya kembali. Cukup kau tenang dan damai di sisi Rabb dan itu cukup. Usai. Sejujurnya, aku tidak begitu menyukai senja, jika dibandingkan dengan fajar. Atau di saat matahari sudah benar- benar terang benderang menyinari dunia. Namun, kau dan senja yang bersahabat dekat, mengajarkanku pada sebuah hubungan erat. Dimana, matahari dan aku, di saat apa pun dan di mana pun akhirnya menjadi sahabat yang saling merangkul. Saling? Apakah aku benar-benar merangkulnya? Tentu tidak! Aku melukiskan wajahnya. Sinar lembutnya. Menuliskan hangat kasihnya dalam puisi-puisiku dan terut...

CERPEN AKU SELALU MENUNGGUMU PART I

Gambar
Tak tahan rasa nya aku dengan perasaan ini, tersiksa sendiri dalam kerinduan rasanya ingin sekali ku menjauh darinya tapi itu malah akan membuat ku semakin rindu, aku selalu mencoba tegar membuat seolah olah tidak ada rasa apa apa di hatiku untuk firman tapi semua ini benar benar menyiksa batin ku Saat aku duduk bersama teman teman di kelas tiba tiba Fitman menghampiri ku Dan semua teman temanku keluar kelas begitu saja membuat ku semakin malu, firman memberikan ku sebuah bungkusan ku terima dengan senang "aku memberikan ini sebagai ucapan terima kasih untuk kalung yg kau berikan, aku tak mampu memberikan apa apa selain barang ini, ini ku beli sendiri dari hasil kerja ku dan ihklas ku berikan untuk mu aku tersenyum "Terimakasih Firman seharusnya kau tak perlu repot repot untuk hal ini" "tidak apa apa Rin anggap saja ini adalah kenang kenangan dari ku" Dia meninggalkan ku sambil tersenyum, ku buka bikisan kecil dari Firman dan kuliat sebuah c...

BAGAI DIAN KEHABISAN SUMBU

Gambar
Hitam warna pantai malam ini Tergerus elegi camar yang terbang di langit tak berbulan bintang Sehitam kopi yang terseduh di jejak-jejak kemarin Sebenarnya bukan merahnya harapan yang meracuni mimpi- mimpi Janganlah kusutkan benang-benang itu Jangan pula leraikan roncean melati masing - masing kita Duduklah di seberang sana Dan tetaplah tersenyum Jangan lagi bersembunyi di balik tirai Percayalah aromamu saja sudah cukup mengusir penat Dian sudah hampir kehabisan sumbu *tegakah engkau ?..

AKANKAH TETAP DIHATIMU

Gambar
Adalah kamu yang membuatku bimbang Mereka-reka rasa yang tak kunjung mendapat jawaban Kadang aku lelah Lelah untuk menyimpan rindu yang meluap Letih untuk gapai hatimu yang makin jauh berjarak Siapa aku, di hatimu...?? Mungkin seorang pecundang Lemah karena rasa yang terpendam Menikam telak ke jantung hatiku yang dalam Bosan harus menghiba Berharap pada apa yang dinamakan impian Kamu adalah mimpi Dan aku tak ingin terjebak dalam mimpi Biarlah aku bebas, kemana hati ini akan bersandar

DEDAUNAN BERSYAIR

Gambar
Samar-samar, sang tinta merajuk ranting untuk menjadi pucuk pena sang penyair, berbisiklah ia pada dedaunan malam Untuk tetap bersedia menjadi kertas _Batang pohon mendengar, _ tersenyum sembari menumpahkan getah lalu tertadahlah ia dalam imajinasi kata Semilir angin berbisik penuh ketenangan, sang penyair mengarungi lautan diksi Menjaring dan mengemas menjadi rima Huruf-huruf menetas rapi di kelas puisi Larik-larik cangkang aksara mulai berpidato Di antara not bait dan larik-larik Sebilah tanya kian bergelayut, _perempuan seribu puisi ... _ Siapakah gerangan dalam baitmu wahai penyair? Malampun kian hening, satu-persatu prahara dalam dadanya di simpan Kemudian dikemas dalam selimut mimpi Menjadi kisah nibabobo pada lintasan deru nurani Hitam warna langit, tak sesengit bayang hitam ketakutan Waktu terus mengitari porosnya Hingga tiba di gapura fajar, demi membuka pintu pagi _Bercandalah mentari bersama embun Memoles hari dengan penuh semangat ...

MENCARI KEDAMAIAN

Banyak lembar telah terbuang, Tak lagi kutemui getar-getar rasa dalam hati, Semua rasa terasa hampa, kosong tiada hal yang istimewa, Kukutuk segala resah agar enyah, Namun dia semakin betah, Kucaci segala ketidak-berdayaan, Namun dia semakin kuat bertahan, Semua sesal membaur menyatu membentuk awan kelam, Tidak ada lagi ketenangan, Tidak ada lagi kedamaian, Tuhan, Aku merindui keteduhan asma-Mu menyapa gendang telingaku, Aku merindui getaran kalbu kala berguman tentang kebesaran-Mu, Aku merindui getar ketidak-nyamanan karena memakai topeng-topeng kemaksiatan, Aku merindui kedamaian yang hilang tanpa mampu dikekang, Tuhan, Bersama luruhnya segala sesal dalam dada, Kulabuhkan segala ketidak- berdayaan, Kembali kusemai rindu dalam relung- relung jiwa, Dan kupupuk dengan ikhlas segala takdir yang ada, Tuhan, Genggam tangan rapuhku ini, Tuntun langkah bimbangku kembali menuju jalan-Mu, Agar setiap nafas selalu membawa ikhlas, Dan seluruh sendi jiwa me...

TERBERAI KASIH

Gambar
Lama sudah kita menjalani kebersamaan menganyam kasih, meniti hari hari Tiada terbersit sedikitpun bahwa takdir tlah membawa kita ke dalam perpisahan... Terhela nafas panjang... Lembaran kisah usang kembali mengungkap jiwa.. Sejenak, kita terhanyut di kedalaman rasa.. Begitu dalam.. hingga menyentuh putik sukma... Realita terhampar.. Waktu yang tak lagi bersahabat.. Sementara rindu membuku di bilangan waktu.. Kini kau ada yang memiliki Dan, aku hanyut dalam sunyi... Termangu kita bertatap sendu... Tak mungkin tuk menderit hati.. Membiar rindu pada gulungan janji ... ___________________________________ __________

ENGKAU KARYA INDAH SANG MAHA KUASA

Gambar
Rasa ini begitu indah Dunia dongeng pun dikalahkannya Namanya cinta Warnanya surga rasa Tiada yang bisa mengalahkannya Rasa mengalahkan mata Ada keajaiban atas sentuhan rasa Itulah rasa cinta Mungkin mata memandang malam Namun rasa menebar bintang Tiada kelam Cinta menghiasinya dengan terang Rasa itulah cinta Cinta adalah kamu karya indah sang maha Kuasa Mampu menaklukan kelam masa lalu Kini kamu sangat ku gilai Janganlah lepaskan cintamu Bawalah aku dalam waktumu Sungguh matipun biarlah dalam pelukmu

KAU ADALAH CINTAKu

Gambar
Rengkuh embun dikesejukan pagi Membelai angan menyentuh rasa Di semaknya persada jiwa Menyibak perlahan bersama hembusan angin yang telah kau tiupkan lembut menyapa ku menafsirkan setiap helai ayat ayat cinta menyemarakkan rasa.. Mengurai kasih Tuhan yang terhampar disetiap relung bumi cinta ini. Kau adalah cinta yang menggelorakan percikan asmara ini telah mampu menjadikan bara api menghangatkan Mengisi ruang kosong tanpa cahaya mengusir gigilnya rasa Dan asa yang lama membeku... Adalah kau, jiwa tulus dalam merangkai makna cinta. Tanpa perantara pena sebagai catatan. Tanpa manisnya kata sebagai madu pemikat nikmatnya rasa... Kau adalah cinta teranugrahkan Tulus kasihmu begitu mendamaikanku...

HANYA WAKTU

Rasaku sudah terbiasa tenggelam dikubangan sunyi.. Takkan bisa teraba letihku saat kau pulang meninggalkan jejak.. Ada bias torehan senyum yg pernah kau labuhkan diujung relung yg tak mungkin pudar dlm kurun waktu... Nona... Tak usah bersimpuh sekedar minta maaf.. karna rasa tak pernah salah Lalu ada luka dijiwaku... Itu sudah biasa... Ga usah risau nona!! Biarkan noktah merah belenggu diketulusan rasa ini.. Kan kujadikan cerita di penggalan hidup... Aku belum merasa kalah... Karna CINTA KU masih ada untuk mu... Mungkin hanya HANYA WAKTU yang belum berpihak

SEBUAH TANYA DALAM ISI HATI

Gambar
Kamu .. Mengapa bisa ku rindukan ? Mengapa bisa ku pikirkan ? Padahal diriku slalu saja dilupakan .. Kamu .. Mengapa bisa ku sayangi ? Mengapa bisa ku cintai ? Padahal Belum Tentu Aku Juga tlah dicintai .. Dirimu .. Mengapa bisa tertanam dalam hatiku ? Mengapa bisa terbawa dalam mimpiku ? Entah apa maksud hatiku .. Inilah Isi Hatiku .. Aku Mencintaimu Tanpa Adanya Batasan Waktu .. Aku Menyayangimu Sampai Hilangnya Detakan Jantung .. Jangan tanya sampai kapan itu akan berlangsung .. Tapi yg psti .. Cintaku ini pstikan abadi .. Meski dirimu membuatku bagai kehilangan arah dan tujuan ke jalan cintamu ..

DERITAKU

Penuh ratap tangis Derita kian menaungiku tanpa habis Dan akupun menengadah dalam hadirat-Nya Akhirnya ku memberontak membabi buta Oh pencipta dunia Aku berdosa tanpa peduli akibatnya Aku tak tahan membiarkan derita menguasai kehidupan Dalam tangis jiwa memberontak penuh kuasa setan Oh TUHAN Dimanakah kebahagiaan itu ? Dengan apakah aku bisa meraih kebahagiaan itu ? Aku lelah bersabar aku tak mampu bertahan Kini ya TUHAN Rajutan cita tlah tercemar dengan keringat, darah dan airmata Akankah selesai dengan lama ? Namun indahkah akhirnya ?

Maafkan

Gambar
Bila kerap kali aku mengecewakanmu mematah semangat yang berkobar di relungan jiwamu dan bahkan tak ku sadari tentang kesejatian yang melebat di altar hatimu.. Maafkan... Jika tak ku hirau sapaanmu Meski mungkin itu membuatmu sakit hati menahan gejolak bara amarah yang entah, menghanguskan selaksa bumi kesabaran.. Maafkan... Jika keraguanku masih bertengger di langit keyakinanku Memilah milah kebenaran, Memasti kesungguhan, Meleburkan dinding keangkuhan ... Maafkan.. Jika tak mudah bagiku, tuk menerimamu dan kembalikan kasih tulusku setelah dulu kau pergi meninggalkanku berpaling, dengan membawa seikat rindu... MAAFKAN...!!

Tiada Lagi Cahaya Pelita

Gambar
Kelam kabut kembali Aku tersandung lagi Sudah kesekian kali Namun rupaku masih terlihat suci Jalanku tak lurus lagi Aku melangkah dalam kegelapan Ku harap itu jalan pintas menuju kebahagiaan Dan ya benar namun membawaku dalam kehancuran Aku mencari aku berteriak Adakah pelita Namun tak nampak Seolah tak layak aku mendapatkannya Airmataku pun terus meluap menjadi-jadi Sungguh ingin kembali ke jalan yang dulu ku tapaki Namun jika lebih giat aku mencari pelita Ada tarikkan yang lebih kuat oleh rasa

ASA INGIN MEMELUK GUNUNG

Di relung kalbu Diri bertembang rindu Tiada yang tahu. Dan sejak saat itu, kunikmati fatamorgana rasa ini, berkawan kenang dikisah lalu, saat kau tulus dan lugu, tak ternoda irama pena, pekat menghitam tanpa cahaya, bersorak sorai tembangkan cinta, manari-nari tentang asmara, hanya asmara. Tuhan, bimbing aku pada Rhido'Mu, kuatkan cahaya atas mataku, dari berjuta kemasan palsu, jangan lalu kelak jadi nestafaku, terturut idola-idola dunia, yang hanya semu tanpa kerangka, maka hapuskanlah segala kenang, daku meminta berpaut linang, berilah esok mentari terang, tuk hapus duka kasih terbuang, buah cerita jiwa nan sumbang.

SEMOGA KAU BAHAGIA DENGANNYA

Gambar
Jejak pijak langkah terdengar sayu burung camar berkicau merdu.. Terpekur ku diam membisu menengadah buih pesona mu.. Jalan liuk melenggang dan berbatu kasih sayang mengadu ketika tanggis menderu risau cinta tak bertamu.. Hemm..sendi-sendi mulai tak mampu berdiri Ngilu tulang belulang kaku Acccchhhh..lenguh mengaduh mengenggam gemuruh asa pun tinggal angan dan peluh.. Cinta yg telah ku tempuh kini benar- benar telah lumpuh.. Angin meliuk melimbas kencang luluhkan tangkai pohon menggusik ketenangan.. Bangkai-bangkai tercium menyegak tanda kehancuran telah di kumandangkan.. Terbukti sudah... Harapan ku sirna Pupus tak lagi bisa mengeja nama di tiap langkah yg ku tempa.. Gelap gulita Cinta yg ku bangun dengan gumpalan asa menguras jiwa akhirnya telah sirna.. Di sini ku hanya bisa meraba sisa aroma harum tubuh mu melukis masa yg tak terlupa.. Menggusap derasnya air mata ketika ku ingat waktu kita bersama.. Canda tawa Bahkan ciuman mempersona membuat ku t...

KAU ADALAH DETAK HIUPKU

Gambar
Detak jantung ini adalah cerita tentang kamu... Rasa yang menjelma menjadi isyarat kehidupan cinta yang selalu ada.. Mengeringi nafas yang ku hembus kan Dan bibir ini hanya bisa diam ak pernah mampu bercerita pada dunia karna kau begitu indah nya... Kau adalah warna yang tak ada dalam seikat pelangi... Tak jua pada rona jingga,senyum sang pagi atau pun gulita pekat nya malam... Begitu cemerlang kekal dalam hati ku... Menjadi lentera abadi untuk kesendirian ku.. Acap aku begitu merindu mu.. Memeluk dalam dekap kehangatan.. Menghirup begitu dalam untaian melati mewangi... Dari setiap desah nafas mu seperti senja ini... Ingin aku mendekap mu Menyaksikan lengkung pelangi yang terlukis di biru nya lazuardi... Hingga malam nanti.... Di mana bintang dan bulan Akan menyaksikan kita terlelap bersama... Merajut mimpi,di atas hijau rerumputan savana kerinduan

KAU ADALAH UDARA PAGIKU

Gambar
Ketika sang surya mulai menatap mesra paras wajah pagi.. Dengan senyum manis cahaya keemasannya.. Tetes tetes embun mulai hilang menguap bersama hembusan semilir angin.. Tapi bayangan paras cantikmu tetap tertinggal di relung sukma hatiku.. Kamu adalah sisa mimpi semalam yang masih melekat dipikiranku.. Karena aku mau kamulah yang selalu menjadi udara pagi Yang selalu ku hirup setiap saat dan waktu serta di sepanjang hidupku.. KASIHKU

KHAYALAN

Dalam hembusan angin malam Bayanganmu yang selalu mengusik hati ini Walaupun sekarang hanya bayangan yang ada Tapi, suatu saat pasti akan kudapat Entah kapan aku bisa berdiri diatas awan Mungkin itu hanya mimpi Tapi, suatu saat aku pasti mampu Aku pasti mampu Aku pasti mampu mengejarmu Hingga, aku mampu menggenggammu.