AKHIRNYA KAU MEMILIH DIAM
Ku simbak malam berbalut kelam,, Saat bayang tak mampu ku genggam, Saat penantian hanya bungkam... "AKHIRNYA KAU MEMILIH DIAM" Pesat saut kilat membelah lautan Membentang tajam memilah lahan Gelegar guntur membelah bumi Terang sembunyi awan berselimut sunyi... Saat ku teriakan alam menghempas karang menghadang ladang.. Tak ada nyayian.. Tak ada selebat riuh yang datang.. Hanya gemuruh bayang mengerang kesakitan... Chinta.. Genap sudah luka ini menyelimuti tawa Usai sudah cinta memelintasi dusta.. Sekeping jiwa telah terbakar bara Tinggalah api nada terhambur puing-puing cerita waktu kita bersama.. Kau tinggalkan penantian yg panjang ini Hanya untuk kau abaikan lalu kau tinggal pergi.... Masih jelas di telinga Kala canda tawa mu ternaung mengema saat senyum mu tumpah di pelupuk mata.. Masih terasa membahana lembut suara mu pun melekat menari- nari di ujung menara.. Langit yang pancarkan cahaya kian lama kian redup tertutup senja.. Serin...