CERPEN AKU SELALU MENUNGGUMU PART I
Tak tahan rasa nya aku dengan
perasaan ini, tersiksa sendiri dalam
kerinduan rasanya ingin sekali ku
menjauh darinya tapi itu malah akan
membuat ku semakin rindu, aku selalu
mencoba tegar membuat seolah olah tidak
ada rasa apa apa di hatiku untuk firman
tapi semua ini benar benar menyiksa batin
ku
Saat aku duduk bersama teman teman di kelas tiba tiba Fitman menghampiri ku
Dan semua teman temanku
keluar kelas begitu saja membuat ku semakin malu, firman memberikan ku
sebuah bungkusan ku terima dengan senang
"aku memberikan ini sebagai ucapan
terima kasih untuk kalung yg kau
berikan, aku tak mampu memberikan
apa apa selain barang ini, ini ku beli sendiri dari hasil kerja ku dan ihklas ku berikan untuk mu aku tersenyum
"Terimakasih Firman seharusnya kau tak perlu repot repot untuk hal ini"
"tidak apa apa Rin anggap saja ini adalah kenang kenangan dari ku"
Dia meninggalkan ku sambil
tersenyum, ku buka bikisan kecil dari Firman dan kuliat sebuah cincin yang berukirkan namanya dan namaku, kugunakan cincin itu di jemari manis ku
Ukuran yang sangat pas dan begitu cantik aku menajdi sangat bahagia
Malam ini mata ku sulit untuk ku
pejamkan bayangan wajah Firman tadi siang seolah tak mau pergi dari
pikiran ku, ku berpikir keras sungguh sulit rasanya jika memendam cinta ini sendirian
Akhirnya besok ku putuskan
untuk mengatakn cinta kepadanya aku tak peduli meski aku wanita aku tau mau lagi tersiksa seperti ini
Meski mungkin aku besok akan menjadi sangat malu,aku menunggu Rian di taman sekolah setelah jam sekolah
Usai terlihat langkah gontai Firman menghampiri ku dengan senyumannya yan khas dia duduk tepat di samping ku,
aku diam dan berpikir ku beranikan diri untuk bicara
"Firman aku mengatakan sesuatu
tntang perasaan ku yg selama ini ku pendam kepdamu, aku tak mengerti rasa ini ada mungkin karna kita yang sering bersama,Apa kau tak mengerti atau memng tak mau mngerti dengan isi hatiku,kau tunjukan kasih sayangmu lewat perhatianmu kepadaku tapi mengapa kau tak pernah mengatakan sedikitpun tentang isi hatimu"
"Aku mengerti dan aku tau tapi Rin kau berbeda dengan ku,hidup ku yang keras takkan mampu kau ikut meraskan nya,
terlebih kita masih muda jalan kita masih panjang, aku mencintaimu tapi karena aku tidak ingin membwa hidup mu yang indah menjadi hidup yang keras seperti diriku"
"Tapi sekeras apapun hidup mu aku rela karna cinta ini lebih besar & mampu mengalahkan segalanya,aku tak ingin selalu membohongi persaan ku dan mendhalimi hati ku sendiri, cinta
ku menerima mu apa adanya,tapi
mungkin kau sudah mempunyai
dambatan hati yang lain"
"sungguh Rin hanya kau wanita yang terbaik yang pernah ku kenal aku ini
anak jalanan hidup sebatang kara pagi sekolah dan sore harus kerja serabutan untuk menghidupi diriku sendiri & aku hanya anak kampung
biasa yan ingin mengejar cita citaku ku untuk sekolah yang tinggi demi merubah nasib
ku Rin, tolong jangan bebani aku
dengan perasaan yang tidak tidak, jangan pernah masuk dalam hudup ku karena aku takut hanya akan menyakitmu saja, kelak Rin ketika aku sudah
menjadi orang yan sukses yang mampu membuat mu bahagia aku akan datang, itu pun jika kau mau menunggu ku"
"Apa pun perkataanmu aku takan
berpaling darimu dan mencabut
komitmen ku, aku cinta kepadamu dan akan selalu menunggu mu"
Aku pergi meninggalkan Firman,
waktu berlalu dengan cepat akhirnya Firman keluar sebagai yang terbaik
Disekolah dia membuktikan bahwa anak kampung bisa menjadi yang terbaik , aku
pun lanjut kebangku kuliah sejak itu,
aku tak pernah dengar kabar dari
Firman lagi sejak saat itu pula hidupku
menjadi hampa dan tersudut tapi aku yakin cinta akan membawanya kembali kepadaku dan dia akan selalu jadi spirit untuk hidup ku.
Komentar
Posting Komentar