KISI KISI SEPASANG HATI
Kita laksana rel jalan kereta,
bersama, satu arah, namun tiada
pernah bersatu.
Seribu hari, bersama didera panas
matahari, dibekukan malam yang
kelam, didera embun yang merinai,
dan saksikan rembulan dalam
keanggunan, semua tiada kan
mudah tuk dilupa.
Kini kita saling terkulai dalam luka,
berselimut hening tak bertegur
sapa, saling merasa dunia dijalani
tiada indah, berurai jernih bulir air
mata, kecewa akan cerita terkisah,
adalah panas disulut api, adalah
benci rapuhkan hati, hilang saling
kaji, enggan saling mengerti, ingin
membuang tetapi sayang, ingin
bersama tetapi tak senang, kita pun
diam dalam keraguan, entah berapa
panjang.
Duhai engkau di seberang sana,
kuakui selintas rasa, aku tak
mampu buatmu bahagia, sepertiku
yang tak sengaja berimu luka, dan
esok hari, jangan kita saling benci
bila nanti tak mampu saling miliki.
Komentar
Posting Komentar